Pambakal sebut sudah tiga kali pergantian kepemimpinan, jalan belum pernah diaspal
BANJAR, borneoinfonews.com – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas PUPRP menyatakan akan segera melakukan survei terhadap kondisi jalan rusak di Dusun Baliangin Bawah, Desa Mangkauk, Kecamatan Pengaron.
Langkah ini diambil setelah adanya laporan masyarakat terkait kerusakan jalan yang telah berlangsung lama dan belum mendapat penanganan permanen.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Jimmy, mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan akan segera melakukan peninjauan lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas laporan dari warga. Langkah pertama yang akan kami ambil adalah melakukan survei lokasi dalam waktu dekat untuk menentukan jenis penanganan yang tepat,” ujarnya, Kamis, (9/4/2026).
Ia menjelaskan, penanganan jalan akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang ditemukan di lapangan.
“Jika memungkinkan diperbaiki sementara, akan segera kami lakukan pemeliharaan. Namun jika kerusakan cukup berat, akan kami upayakan masuk dalam anggaran tahun 2027,” jelasnya.
Jimmy menegaskan bahwa penanganan yang selama ini dilakukan berupa pengerasan merupakan langkah darurat agar jalan tetap bisa difungsikan oleh masyarakat.
“Penanganan sementara itu agar jalan tetap bisa dilalui, sambil menunggu antrean anggaran untuk perbaikan permanen yang membutuhkan biaya lebih besar,” ungkapnya.
Sementara itu, Pambakal Desa Mangkauk, Subli, membenarkan kondisi jalan yang telah lama rusak dan belum pernah diaspal.
“Sejak dulu, bahkan sudah tiga kali pergantian pambakal, jalan dari Padang Luas RT 06 sampai Baliangin Bawah RT 07 ini belum pernah diaspal,” ungkapnya.
Ia menyebut perbaikan jalan tersebut telah menjadi prioritas desa dan juga telah diusulkan di tingkat kecamatan.
“Untuk desa, ini prioritas. Di kecamatan masuk peringkat dua,” katanya.
Menurut Subli, perbaikan sementara selama ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, bahkan tidak jarang dibantu dengan dana pribadi.
“Kadang desa membantu, kadang juga pakai dana pribadi karena kasihan melihat kondisi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap adanya percepatan penanganan dari pemerintah daerah agar jalan tersebut dapat segera diperbaiki secara permanen.
“Kami bersama masyarakat mengharapkan agar ini dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (bin/Rasyad)
