Tim DVI Polda Kalsel kembali mengidentifikasi 10 jenazah. Sebanyak 23 jenazah lainnya masih menjalani proses pemeriksaan.
BANJARMASIN, borneoinfonews.com – Satu per satu identitas korban KM Virgo Transport 8 mulai terungkap. Memasuki hari ke-18 operasi, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali mengidentifikasi 10 jenazah.
Dengan tambahan tersebut, total jenazah korban yang telah teridentifikasi mencapai 51 orang.
Perkembangan itu disampaikan dalam konferensi pers di Aula Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Rabu (30/9/2026) malam.
Konferensi pers dipimpin Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. bersama jajaran DVI, Dokkes Polda Kalsel, Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Basarnas, Jasa Raharja, serta pihak KM Virgo Transport 8.
10 Jenazah Berhasil Diidentifikasi
Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr. Muchammad Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS. mengatakan, 10 jenazah yang diidentifikasi dalam rilis kedelapan terdiri dari delapan laki-laki dan dua perempuan.

Proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan medis, data primer gigi, data sekunder, serta properti korban.
Berikut 10 jenazah yang berhasil diidentifikasi:
- Mohamat Sholeh (L, 33 tahun), asal Grobogan, Jawa Tengah.
- Gondham Prakoso (L, 32 tahun), asal Jombang, Jawa Timur.
- Nasib (L, 43 tahun), asal Labuhanbatu Utara, Sumatra Utara.
- Doddy Soemarno (L, 37 tahun), asal Ngawi, Jawa Timur.
- Jevon Joechelin Jotham (L, 19 tahun), asal Karanganyar, Jawa Tengah.
- Sutila (P, 42 tahun), asal Sumenep, Jawa Timur.
- Aman Rahmandana (L, 19 tahun), asal OKU Timur, Sumatra Selatan.
- Erna (P, 60 tahun), asal Tapin, Kalimantan Selatan.
- Yudhiarisandi (L, 36 tahun), asal Surabaya, Jawa Timur.
- Danang Heriyanto (L, 41 tahun), asal Boyolali, Jawa Tengah.
23 Jenazah Masih Diperiksa
Dari total 243 orang dalam manifest, sebanyak 108 orang ditemukan selamat.
Sementara itu, RS Bhayangkara Banjarmasin telah menerima 74 jenazah. Dari jumlah tersebut, 51 jenazah telah teridentifikasi dan 23 lainnya masih menjalani proses pemeriksaan DVI.
Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data korban yang tersedia melalui metode pemeriksaan yang telah ditetapkan.
Basarnas Temukan Empat Korban Lagi

Di sisi lain, operasi pencarian korban di wilayah perairan Kalimantan Tengah masih berlanjut.
Basarnas kembali menemukan empat korban meninggal dunia. Keempatnya masih dalam proses evakuasi menuju RS Bhayangkara Banjarmasin.
Dengan temuan tersebut, Basarnas mencatat secara akumulatif 78 korban meninggal dunia. Rinciannya, 74 korban telah berada di RS Bhayangkara Banjarmasin dan empat lainnya masih dalam proses evakuasi.
Sementara itu, sebanyak 57 orang masih dalam pencarian.
Santunan untuk Ahli Waris Terus Disalurkan
Penanganan korban juga mencakup penyelesaian hak bagi keluarga.

Pihak Jasa Raharja menyampaikan bahwa santunan terus disalurkan kepada ahli waris korban yang telah teridentifikasi.
Hingga Rabu (30/9/2026), santunan telah dibayarkan kepada 46 ahli waris korban teridentifikasi. Penyelesaian bagi ahli waris lainnya akan dilanjutkan sesuai proses yang berlaku.
Perwakilan pemegang saham PT Virgo juga menyatakan komitmen untuk mendukung penanganan korban dan penyelesaian hak asuransi.
Dukungan juga diberikan terhadap operasi pengangkatan bangkai kapal atau salvage yang akan dilakukan bersama mitra internasional.
Operasi pencarian, evakuasi, identifikasi, serta penanganan hak korban masih terus berjalan.
(bin/sp)
